Saya dan Linux

Pengalaman saya kenal linux dimulai saat saya masih kuliah di Yogyakarta, saat saya merasa bosan sekali dengan rutinitas perkuliahan (karena kebanyakan teori). Kira-kira tahun 1998, saat itu saya sedang mengunjungi pameran komputer di UGM, eh ada yang menjual CD linux, makanya saya langsung beli. Distro yang pertama saya miliki adalah redhat 6. Kenapa saya pilih Redhat? Saat itu di toko-toko buku, kebanyakan panduan yang dijual dalam bahasa Indonesia adalah RedHat, saya pikir ini pasti akan membantu saya nantinya. Kemudian saya mencoba instal pada komputer saya, kala itu intel pentium 150 Mhz, saya hanya berhasil menjalankan linux pada runlevel 3 (saat itu saya belum kenal istilah runlevel), wah! Sedih sekali saat itu, karena ternyata tidak mudah untuk menginstal linux. Kesulitan pertama muncul saat saya harus mengkonfigurasi sendiri monitor 14′ yang saya miliki, saya bertanya ke berbagai sumber tentang resolusi (vertikal dan horizontal dalam satuan Hz), saya cari-cari di kardus monitor, eh kardusnya sudah hilang. Saya berhenti saat itu. Selang beberapa bulan, saya menemukan CD suse linux 7, dan dari sebuah sumber dikatakan bahwa suse lebih familiar dalam mengenali hardware. Dan saya berhasil menginstal Linux sampai pada lingkungan desktop. Mulai saat itu saya merasakan ada yang lain bersama linux. Saya sempat tergila-gila dengan linux, sampai seringkali saya tidak masuk kuliah, hanya untuk mencoba. Linux merubah jalan pikiran saya dalam memandang segala sesuatu permasalahan. Saat merasa buntu dan tidak ada ide mengatasi problem, saya bisa mencari di internet, di sana saya temukan banyak sekali solusi yang diberikan oleh mereka yang ahli di bidangnya. Saat saya mau bertanya, banyak sekali jawaban dari forum yang diberikan. Sebuah kesimpulan akhirnya saya dapatkan, tidak semuanya dapat dinilai dengan uang. Sekarang impian saya adalah bagaimana saya bisa sedikit memberikan kontribusi untuk dunia open source yang sudah membesarkan saya. Setiap permasalahan pasti ada jalan keluarnya. Diatas sana ada Tuhan, jika saya merasa tidak ada yang dapat membantu menyelesaikan problem, selalu saya teringat kata-kata para profesional, berdoalah! Saya juga sangat yakin, mereka yang sudah membuatnya pasti jauh kesulitan yang dihadapi dibandingkan saya… tolok ukur saya adalah mereka yang sudah membuatnya. Ucapan terima kasih saya haturkan kepada Tuhan, orangtua yang sangat mencintai saya, rekan-rekan kerja saya, dan teman-teman kuliah saya, dosen, teman kost, Keberhasilan saya adalah jika saya sudah bisa membantu mereka. Hidup saya adalah milik Tuhan, dan Tuhan menuntun langkah hidup saya. Langkah kaki saya hanya Tuhan yang tahu… saya tidak mampu melakukan hal besar, tapi saya yakin bahwa dengan hal kecil yang saya lakukan, saya akan bisa membantu mereka yang saya cintai. Impian terakhir saya adalah bagaimana Tuhan memberi jalan agar saya bisa membangun tanah kelahiran saya……….

………

………….

Jika Anda merasa bahwa orang IT jauh dengan Tuhannya, Anda salah! Setiap kesulitan yang saya hadapi selalu terpecahkan pada saat saya mengikutsertakan campur tangan Tuhan.

Kata-kata mutiara dari mereka yang ahli di bidang linux selalu memacu semangat saya. Saya berharap blog ini dapat menjadi penyambung silahturahmi antara saya dan rekan-rekan, terutama rekan kuliah. Pesan saya, hargailah mereka yang sudah bersusah payah memperkenalkan Linux kepada Anda, hormati mereka. Berterima kasihlah kepada komunitas, karena komunitaslah yang membuat Anda menjadi besar. Ingat bahwa di atas langit masih ada langit. Dan jika Anda sudah merasa memperoleh sesuatu yang baik, berikan sebagian apa yang Anda miliki itu untuk komunitas dan orang lain, saya percaya bahwa Anda selanjutnya akan menjadi jauh lebih besar!

Di tempat kerja Anda sebaiknya anda jangan berpikir saya akan melakukan apa. Tetapi berpikirlah apa yang diperlukan tempat kerja anda untuk anda perbuat. Jika Anda hanya berpikir apa yang akan saya peroleh dari mereka, maka anda hanya akan menjadi orang kecil. Bagilah kemampuan Anda kepada orang lain… dan jika anda belum melakukannya, mulailah setelah anda menemukan blog ini… jadilah orang besar, dan ceritakan keberhasilan anda itu kepada orang lain…

Kenapa komunitas open source membuat software yang sangat handal dan tidak berharap akan uang? Di dunia ini, banyak keindahan yang dapat dinikmati dan tidak semuanya dapat dinilai dengan uang… Indahnya dunia open source.

Iklan